Kuliner Khas dari Mandailing yang Patut Kamu Coba,,,

Indonesia mempunyai beragam kuliner khas daerah, tak terkecuali dari Suku Mandailing di Sumatera Utara. Suku ini mayoritas berdomisili di Kabupaten Mandailing Natal. Selain adat istiadat dan budayanya, Suku Mandailing juga mempunyai kekayaan kuliner. Kuliner khas Mandailing mempunyai perbedaan dengan kuliner suku-suku lainnya di Sumatera Utara. Beragam kuliner khas suku ini telah diwariskan secara turun-temurun. Yuk, intip kuliner-kuliner khas Mandailing berikut:

  1. Alame
A Photo by Ig : @airin.zairinazaki

Alame adalah dodol khas Mandailing yang dibungkus dengan anyaman daun pandan. Komposisinya adalah gula merah, tepung beras ketan dan santan kelapa. Alame dimasak dengan cara menggunakan kuali yang sangat besar. Kemudian, adonan alame diaduk sampai mengental. Setelah mengental, adonan dimasukkan ke dalam bungkusan anyaman. Alame siap disantap ketika sudah mengeras. Alame dapat bertahan dua sampai empat bulan jika disimpan dengan suhu tertentu.

2. Itak Poul-Poul

A Photo by Ig : @hidanganjumaat

Itak Poul-Poul adalah kue khas Mandailing yang berbentuk seperti kepalan jari tangan. Itak Poul-Poul berarti “tepung yang dikepal-kepal”. Sebab, kue ini dicetak dengan cara sederhana, yaitu kepalan jari tangan. Kue ini terbuat dari tepung beras, kelapa parut, gula merah dan garam. Campuran adonan tersebut dikepalkan pada tangan sehingga terbentuk bekas kepalan jari tangan pada adonan. Setelah itu, adonan dikukus hingga matang. Cara pembuatan kue ini sangat mudah dan rasanya pasti akan membuat kamu ketagihan, loh!

3. Toge Panyabungan

Cr ig : @makanmakan

Ketika kamu mendengar kata “toge” yang terlintas di benakmu pasti sayuran tauge yang berkecambah. Jika dikaitkan dengan makanan khas Mandailing, tentu toge tidak seperti itu. Toge adalah sejenis es campur yang berisi cendol hijau, candil, lupis, ketan merah, ketan biasa dan tape yang disiram dengan santan bercampur gula merah. Rasanya sangat manis dan lezat. Toge sering dijadikan takjil berbuka puasa. Jangan takut jika ingin mencicipi toge saat bukan bulan Ramadan karena toge juga dijual di hari-hari biasa.

4. Gule Bulung Gadung

A Photo by Ig : @banususanto

Gule Bulung Gadung, yang berarti Gulai Daun Pucuk Ubi, berupa sayuran terbuat dari daun pucuk ubi yang ditumbuk dengan sangat halus. Setelah itu, daun yang telah ditumbuk tersebut dimasak dengan santan sehingga lama-kelamaan warna santan berubah menjadi hijau. Warna hijau alami terjadi karena daun pucuk ubi yang ditumbuk bercampur dengan santan. Gulai ini dijadikan santapan sehari-hari dan dimakan bersama nasi dan lauk pauk.

5. Gule Ikan Sale

A Photo by Ig : @sumanohara

Gule Ikan Sale– yang dalam Bahasa Mandailing berarti Gulai Ikan Sale–adalah gulai dengan komposisi utamanya ikan yang telah diasapi. Gule Ikan Sale Mandailing menggunakan ikan lele atau ikan limbad. Ikan terlebih dahulu diasap dengan direndam dengan air panas selama lima menit. Kemudian, ikan langsung dimasak dengan campuran bumbu-bumbu gulai dan santan. Gulai ini lebih nikmat jika ditambah dengan kentang.

6. Gule Asam Pode

A Photo by Ig : @sabaazlan

Kalau orang Indonesia menyebutnya Asam Pade, lain lagi alak mandailing yaitu Asom Pode. Asom berarti asam sedangkan pode berarti pedas. Yap, Wilayah Kab. Madina memang tak jauh dari daerah Minang yang sedikit banyak memengaruhi sisi kulinernya. Kalau makanan lainnya akrab dengan kelapa, Asom pode justru sebaliknya yang yang kenal dengan cita rasa pedas bercampur asam.

7. Sambal Kantori Joruk

A Photo by Ig : @lawuheco

Joruk adalah fermentasi dari buah durian yang sudah diperam beberapa hari. Nah, joruk itu dibuat jadi sambal ikan teri (kantori) tawar. Sambal Kantori Joruk merupakan makanan yang memiliki campuran rasa pedas dan asam.

8. Lomang

A Photo by Ig : @dapurnonna_gie

Lomang atau lemang adalah makanan berbentuk tabung memanjang yang terlihat seperti butiran nasi yang bersatu. Lomang terbuat dari beras ketan, santan dan garam. Supaya berbentuk seperti tabung memanjang, lomang dicetak menggunakan bambu muda yang dilapisi dengan daun pisang muda. Kemudian, bambu yang telah berisi lomang tersebut dimasak di dekat api yang membara. Lomang sangat nikmat disantap selagi hangat.

9. Kue Bika Mandailing

A Photo by Ig : @dekojams

Kue Bika Mandailing berbeda jauh dengan kue bika Ambon di Medan atau kue bika di Sumatera Barat. Bika ini hanya ditemukan di Desa Magalombang, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kab. Mandailing Natal. Bika Mandailing terbuat dari tepung beras, santan dan gula merah. Kemudian, bika dicetak berukuran lingkaran yang besar. Setelah itu, bagian atas dan bawah bika ditutupi dengan daun pandan, lalu dipanggang menggunakan arang. Cara pemanggangan inilah yang membuat bika ini mengeluarkan aroma yang khas. Bika ini sangat nikmat disantap selagi hangat.

10. Lopek Maga

A Photo by Ig : @kulinertabagsel

Lopek Maga atau Lepat Maga adalah kue basah yang terbuat dari tepung ketan yang berisi kelapa parut yang dicampur gula merah. Lopek ini dinamai Lopek Maga karena berasal dari Desa Magalombang, Kec. Lembah Sorik Marapi. Lopek ini dibungkus menggunakan daun pandan dan dimasak dengan cara dikukus sampai matang. Rasanya sangat manis dan lezat.

11. Sambal Tuk-Tuk

A Photo by Ig : @rahungnasution

Sambal Tuk-Tuk adalah sambal lezat khas Mandailing. Sambal tuk-tuk terbuat dari cabai mentah yang diulek bersama garam, kemiri, terasi bakar, irisan bawah merah mentah. Tidak lupa ditambahkan irisan jeruk limau supaya lebih sedap. Sambal ini cocok disantap dengan nasi beserta lauk pauk dan sayuran. Rasa pedasnya pasti membuat kamu ketagihan deh!

12. Kopi Takar

A Photo by Ig : @romankopi

Jika kamu ingin minum kopi dengan sensasi yang berbeda, cobalah Kopi Takar. Kopi Takar adalah kopi yang disajikan di dalam wadah yang berbentuk seperti tempurung kelapa. Kopi yang digunakan adalah Kopi Mandailing yang diolah secara tradisional. Cara menyeruput kopi ini pun sangat unik, yaitu menggunakan sebatang kayu manis sebagai sedotan. Kopi ini cocok dinikmati saat bersantai.

Nah Guys, Yuk kita cicipi makanan khas Mandailing ini,,,

Sumber :

https://www.pariwisatasumut.net/2019/10/makanan-khas-mandailing.html
https://www.idntimes.com/food/diet/nuraina-fika-lubis/kuliner-khas-mandailing-c1c2/full

Tinggalkan komentar